Windows Mobile ditinggal Palm
Windows Mobile ditinggal Palm. Pengembang ponsel cerdas Palm menegaskan tidak akan lagi menggunakan sistem operasi (OS) Windows Mobile di handsetnya. Sebab, Palm ingin fokus dalam mengembangkan OS WebOS yang terbaru.
Penghentian kerja sama dengan OS besutan Microsoft tersebut lebih didasari karena selama ini Palm mengalami kerugian yang tidak sedikit selama kuartal pertama kemarin. Mereka berharap dengan mengembangkan OS milik sendiri, mampu menekan kerugian.
Seperti yang dilansir PC World, Palm mengalami kerugian pada kuartal pertama hingga USD164.5 juta, hasil tersebut merupakan yang terburuk, sebab pada kuartal yang sama tahun lalu Palm hanya mengalami kerugian USD41.9 juta.
Selama kuartal pertama, Palm hanya sukses mengapalkan total 823 ribu smartphone. Tak pelak, hasil tersebut membuat Palm harus mengalami penurunan pengapalan sebesar 30 persen.
Palm berharap pada kuartal kedua mereka berharap dapat meraih keuntungan antara USD240 juta hingga USD270 juta, hasil tersebut masih lebih rendah dari pendapatan kuartal pertama tahun lalu. Saat ini, Palm sudah menandatangani kontrak dengan operator tambahan untuk memasarkan ponsel mereka yang menggunakan WebOS.
